
Musibah kebakaran rumah merupakan salah satu jenis musibah yang bisa dialami siapa saja yang dapat mendatangkan kerugian besar apabila tidak memproteksi bangunan rumah dengan asuransi kebakaran rumah terbaik. Kerugian akibat musibah tersebut juga bisa diminimalisir apabila pemilik rumah bisa mempraktikkan cara-cara yang akan diulas berikut ini.
Cara Meminimalisir Kerugian Akibat Kebakaran

Setiap musibah pastinya menyebabkan kerugian untuk yang mengalaminya, begitu juga dengan kebakaran rumah. Musibah yang satu ini bisa mendatangkan banyak sekali kerugian apabila kebakaran terjadi di bangunan yang dijadikan hunian dan tempat usaha. Agar tidak mengalami terlalu banyak kerugian sebaiknya ikuti cara-cara di bawah ini saat mengalami kebakaran.
Jaga Keselamatan Diri dan Keluarga
Hal pertama yang wajib dilakukan apabila terjadi kebakaran adalah menjaga keselamatan diri. Saat kebakaran terjadi, sebaiknya segera lakukan evakuasi agar anggota keluarga bisa dalam keadaan aman. Usahakan untuk tidak terlalu fokus dengan benda-benda berharga yang ada di dalam rumah karena yang paling berharga adalah keselamatan diri dan anggota keluarga.
Setelah semua anggota keluarga dan orang-orang sekitar dipastikan aman, selanjutnya tinggal menghubungi pihak berwenang. Pihak yang pertama kali harus dihubungi adalah pemadam kebakaran agar kebakaran cepat teratasi dan api tidak menjalar ke tempat lain. Selanjutnya tinggal menghubungi pihak berwenang setempat untuk menangani situasi tersebut agar lebih kondusif.
Menganalisis Kerugian
Setelah situasi lebih kondusif dan api sudah dipadamkan, segera melakukan analisis kerugian yang dialami dengan cara mencatat barang yang hilang atau yang rusak. Segera catat informasi detail mengenai barang yang rusak atau barang yang hilang saat terjadi kebakaran. Jangan lupa untuk mencatat informasi tentang biaya kerugian keseluruhan yang dialami secara detail.
Saat melakukan pencatatan tersebut, pemilik harus mengambil foto bangunan serta barang-barang yang rusak untuk dokumentasi. Selain itu, perlu juga mengambil video bangunan untuk nantinya dijadikan sebagai bukti saat pengajuan klaim asuransi kebakaran rumah terbaik. Usahakan untuk membuat dokumentasi selengkap mungkin agar tidak bermasalah saat pengajuan klaim.
Menghubungi Asuransi
Setelah melakukan analisis kerugian, selanjutnya pemilik rumah harus menghubungi perusahaan asuransi melalui telepon atau bisa langsung pergi ke kantor perusahaan asuransi. Pemilik rumah harus memberikan informasi lengkap mengenai kronologis kejadian kebakaran dan juga kerugian yang sudah dialami akibat musibah tersebut.
Setelah melaporkan kejadian via telepon, pemilik rumah selanjutnya mengajukan klaim asuransi dengan melengkapi dokumen-dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Dokumen tersebut meliputi, laporan kebakaran, foto atau video kerugian, daftar benda yang rusak atau hilang dan laporan dari BMKG atau pihak berwenang apabila kebakaran terjadi akibat bencana alam. Klaim ini harus dilakukan agar pemilik rumah bisa memperoleh ganti rugi dari asuransi sehingga kerugiannya tidak terlalu banyak.
Memanfaatkan Fasilitas Dari Asuransi
Pemilik rumah yang sudah mengasuransikan rumahnya pasti akan mendapatkan fasilitas dari perusahaan asuransi apabila rumah yang dimiliki mengalami kebakaran. Fasilitas yang didapatkan sebaiknya dimanfaatkan secara maksimal, contohnya adalah memanfaatkan hunian sementara yang disediakan perusahaan asuransi. Fasilitas tempat tinggal sementara merupakan salah satu fasilitas yang wajib didapatkan nasabah.
Menggunakan fasilitas tersebut tidak akan membuat kerugian bertambah besar karena tempat tinggal yang didapatkan bisa dihuni secara gratis. Semua fasilitas pendukung yang ada di dalam hunian sementara bisa digunakan secara bebas tanpa harus mengeluarkan uang sedikitpun. Tapi kalau tidak mengambil asuransi pasti kerugian akan bertambah besar karena harus mengeluarkan uang untuk membayar sewa tempat tinggal.
Tips Memilih Produk Asuransi Kebakaran
Pemilik rumah belum mengambil asuransi kebakaran sebaiknya memilih produk asuransi terlebih dahulu karena tidak semua produk asuransi yang ditawarkan perusahaan bisa memenuhi kebutuhan dan dapat memberikan perlindungan yang lengkap. Agar bisa memperoleh asuransi yang tepat sebaiknya praktekkan tips berikut ini.
Menganalisis Kebutuhan dan Risiko
Sebelum memutuskan memilih produk asuransi sebaiknya menganalisis kebutuhan terlebih dahulu. Pemilik rumah harus menentukan terlebih dahulu nilai properti yang ingin diasuransikan, mulai dari bangunan rumah, barang berharga dan juga perabotan yang ada di dalam rumah. Hal ini sangat perlu dilakukan agar nantinya saat memilih cakupan asuransi kebakaran rumah terbaik bisa mendapatkan yang sesuai.
Selanjutnya tinggal menganalisis risiko yang mungkin terjadi berdasarkan jenis bangunan dan lokasi bangunan. Cari tahu terlebih dahulu lokasi rumah yang ingin diasuransikan berada di daerah yang rawan kebakaran atau tidak. Lalu cari tahu juga informasi mengenai sumber risiko lainnya yang sekiranya bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.
Menentukan Cakupan Asuransi
Langkah berikutnya yaitu menentukan cakupan asuransi yang akan dipilih. Asuransi kebakaran menyediakan dua jenis cakupan yaitu cakupan lengkap dan terbatas. Cakupan lengkap akan mencakup kerusakan yang disebabkan kebakaran, asap dan juga kerusakan yang dikarenakan pemadam kebakaran.
Sedangkan untuk cakupan terbatas mempunyai banyak pengecualian dengan biaya lebih murah dibandingkan yang lengkap. Sebelum memutuskan memilih cakupan tersebut, ada baiknya untuk membaca informasi detail mengenai cakupan-cakupan yang ada.
Baca informasi mengenai pengecualian dan ketentuan yang dapat mempengaruhi proses klaim asuransi di masa depan nantinya. Kalau merasa kurang memahami cakupan tersebut ada baiknya untuk bertanya ke petugas asuransi secara langsung atau menghubunginya melalui telepon.
Jangan Lupa Periksa Limit Pertanggungan dan Deductible
Pemilik rumah harus memeriksa informasi tentang limit pertanggungan terlebih dahulu. Usahakan memilih asuransi yang limit pertanggungannya cukup untuk mengganti biaya perbaikan dan ganti rugi properti yang mengalami kerusakan maupun yang hilang. Pastikan limit pertanggungan tersebut sudah sejalan dengan nilai bangunan rumah yang mau diasuransikan.
Selain itu, perlu juga mengetahui berapa jumlah deductible atau biaya yang harus dibayarkan nasabah sebelum pihak asuransi membayar klaim. Kalau menginginkan asuransi yang biayanya murah maka bisa meningkatkan deductible tapi pastikan untuk bisa membayar jumlah tersebut saat diperlukan.
Kalau ternyata setelah ditingkatkan tidak mampu membayar sebaiknya kurang deductible. Tapi kalau memilih opsi tersebut harus mempersiapkan uang cukup banyak untuk membayar premi asuransi setiap bulan.
Membandingkan Biaya Premi
Agar asuransi yang dipilih tidak terlalu mahal biaya preminya maka perlu membandingkan biaya asuransi yang ditawarkan masing-masing perusahaan asuransi di Indonesia. Bandingkan biaya premi, cakupan dan syarat yang diminta perusahaan asuransi untuk mendapatkan asuransi yang murah biayanya dengan cakupan yang lengkap dan syarat yang mudah dipenuhi. Untuk bisa memperoleh informasi tersebut, pemilik rumah bisa mengunjungi website perusahaan asuransi atau menghubungi customer service.
Saat menanyakan informasi biaya, tanyakan juga informasi mengenai diskon dan program khusus yang disediakan perusahaan asuransi. Usahakan memilih perusahaan asuransi yang sering menawarkan diskon untuk nasabah baru atau nasabah yang mengambil produk asuransi lebih dari satu.
Kalau bisa mendapatkan perusahaan yang menawarkan diskon seperti itu nantinya biaya asuransi kebakaran menjadi lebih murah. Dengan mempraktikkan semua tips tersebut pemilik rumah bukan saja memperoleh asuransi kebakaran rumah terbaik yang murah tapi juga mendapatkan asuransi yang memberikan proteksi lengkap.
